Di saat itulah, ibu mertua Hana, Bu Sari, mengetuk pintu. Dia datang tanpa drama, membawa wajan berisi makanan hangat dan senyum yang membuat rumah terasa lebih aman. Bu Sari bukan hanya ibu mertua; dia pernah menjadi kepala administrasi sebuah kantor pemerintahan kecil, mahir membaca tumpukan berkas dan menata prioritas seolah itu teka-teki kayu yang harus disusun. Dia melihat layar, membaca label "ALDN008" sekali, lalu tertawa pelan: "Kamu selalu menganggapnya lebih besar dari yang sebenarnya."

×

Your Shopping Bag


Your shopping cart is empty.